Hujan ini seperti datang menyerangku..
Dalam lamunanku aku tersadar, aku masih berdiam disini..
Sayang, aku belum bisa berdamai dengan nurani, pergolakan antara hati dan logika kian berkecamuk tiada henti.
Coba dengar suaranya kian gaduh, mereka seperti mempunyai makna yang tersurat.
Aku mendengar nyanyian hujan mengeringi tiap kata yang kutulis.
Dimensi yang membutakan mata, bersarang dalam titik kehausan akan sebuah harapan..
Semua masih kosong, hanya saja ada noda disana..
Tidak ada komentar:
Posting Komentar