Mentari
hampir penuh menyinari bumi.
Waktu
menunjukan pukul 11 siang. Setengah hari hampir terlewati dengan percuma.
Bukan
tanpa alasan, aku begitu lelah.
Alasan
semalam begitu mengangsingkanku dari sinar mentari..
Ceritaku
semalam suram.
Mungkin
sesuram kebohongan yang sedang aku susun..
Biarlah
ini jadi satu kesatuan konspirasi yang hampir sempurna.
Aku
bingung, apalagi kamu?
Sementara
kau masih asik bergulat dengaan lamunanmu,
hai
bangun!
Aku
sudah hampir sampai, sampai pada kemenangan.
Akulah
manusia pragmatis tulen.
Semua
akan baik-baik saja.
Apa
yang aku inginkan pasti aku dapatkan....
Tidak ada komentar:
Posting Komentar